Harga Minyak Melonjak, Great Institute Peringatkan Ancaman Defisit APBN

2 weeks ago 9

Harga Minyak Melonjak, Great Institute Peringatkan Ancaman Defisit APBN

Facebook JPNN.com LinkedIn JPNN.com Whatsapp JPNN.com Telegram JPNN.com

Focus GREAT Discussion (FGD) bertajuk “Tantangan Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Turbulensi Geopolitik” yang digelar di Jakarta, Rabu (1/4). Foto: dokumentasi GREAT Institute

jpnn.com - JAKARTA - Ketua Dewan Direktur GREAT Institute Syahganda Nainggolan mengatakan bahwa Indonesia tidak bisa menutup mata dengan adanya sinyal bahaya perekonomian, dampak ketegangan geopolitik dunia.

Konflik Iran vs AS+Israel telah membuat harga minyak dunia melonjak dan itu bukan lagi isu global, tetapi sudah ancaman nyata bagi ketahanan fiskal dan energi nasional.

"Dunia tengah menghadapi persoalan energi serius. Negara-negara tetangga sudah mulai menaikkan harga BBM sebagai dampak langsung perang di Timur Tengah,” ujar Syahganda dalam Focus GREAT Discussion (FGD) bertajuk “Tantangan Ketahanan Energi Indonesia di Tengah Turbulensi Geopolitik”, di Jakarta, Rabu (1/4).

Apa yang diungkap Syahganda didukung temuan Tim Ekonomi GREAT Institute terkait harga minyak dunia yang sempat menyentuh angka USD 120 per barel. Angka ini melonjak tajam melampaui asumsi APBN 2026 yang hanya mematok USD 70 per barel.

"Setiap kenaikan 1 dolar harga minyak akan menambah beban subsidi energi hingga triliunan rupiah," kata peneliti GREAT Institute, Yossi Martino.

Dalam skenario terburuk, defisit anggaran Indonesia berpotensi melebar hingga ke level 3,80 persen sampai 4,30 persen terhadap PDB.

“Turbulensi ini nyata. Indonesia pasti terimbas karena ruang fiskal kita akan makin sempit untuk menanggung beban subsidi,” kata Yossi.

Selain beban biaya, masalah fisik cadangan energi juga menjadi sorotan. Indonesia saat ini hanya memiliki cadangan energi untuk sekitar 20 hingga 25 hari konsumsi. 

Harga minyak melonjak, peneliti GREAT Institute dan para pakar memperingatkan ancaman defisit APBN

JPNN.com WhatsApp

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Read Entire Article
Kabar berita |